Anatomi Kamera DSLR

By | January 12, 2016

Setelah mengetahui apa itu kamera DSLR, kelebihan dan kelemahan kamera DSLR, ada baiknya Anda tahu mengenai anatomi-anatomi dari kamera DSLR itu sendiri. Disini kami juga akan memberikan info tentang bagian-bagian kamera DSLR.

Anatomi Kamera DSLR

Keterangan:

  1. Lensa
  2. Tombol Stabilizer (IS, VR, VC) berfungsi untuk menstabilkan getaran oleh tangan saat memotret yang berpotensi membuat hasil foto jadi blur. Tapi tidak semua lensa memiliki fitur ini.
  3. Tombol Pembuka Lensa berfungsi untuk melepas lensa dari body. Digunakan dengan cara menekan tombol sambil lensa diputar ke kiri.
  4. Tombol Fokus terdiri dari dua mode yaitu Auto Focus (AF) dan Manual Focus (MF).
  5. Tombol Pembuka Flash digunakan untuk membuka lampu flash pada kamera.
  6. Built-in Flash Light yaitu lampu Blitz atau flash yang berfungsi untuk membantu pencahayaan pada kondisi gelap dengan cara meng-illuminate (mencahayai / menerangi) obyek yang kekurangan cahaya agar terekspos dengan baik.
  7. Tombol Shutter adalah tombol yang Anda tekan untuk mengambil gambar.
  8. Grip adalahsalah satu bagian menonjol di bagian kanan anatomi kamera yang berfunsi sebagai pegangan pada kamera.
  9. Anti Red Eye berfungsi untuk menangkal agar mata tidak terlihat merah akibat flash pada hasil gambarnya.
  10. Tombol Preview untuk melihat hasil foto Anda pada layar LCD kamera.
  11. Tombol Delete berfungsi untuk menghapus foto dan data lainnya di dalam kamera.
  12. Tombol Navigasi berfungsi untuk mengendalikan program dalam kamera termasuk menggeser pilihan pada menu di kamera.
  13. Tombol Fn/Q berfungsi merubah / mengalihkan fungsi pada tombol navigasi di atas ke fungsi shortcut.
  14. Tombol AV berfungsi untuk mengatur bukaan diafragma atau aperture.
  15. Tombol Zoom berfungsi untuk memperbesar hasil foto dan untuk memperdekat jarak objek ketika mengaktifkan mode livefiew saat memotret.
  16. Thumb-Wheel berfungsi untuk memilih dan mengganti mode eksposure / modus pemotretan.
  17. Tombol Lifeview berfungsi untuk mengganti / mengalihkan layar bidik dari viewfinder kelifeview yang tampil pada layar LCD.
  18. Viewfinder adalah jendela bidik yang Anda gunakan untuk melihat objek saat memotret. Pada viewfider ini Anda bisa melihat titik fokus dan informasi lainnya seperti light meter, nilai shutter speed, apperture, ISO, dan metering. Pada bagian viewfinder terdapat karet seperti bantalan yang disebut eye pieces, fungsinya untuk menahan cahaya yang masuk ke viewfinder agar objek terlihat benar-benar real.
  19. Tombol Menu untuk menuju menu pengaturan utama kamera, sedangkan Tombol Info untuk mengetahui informasi data termasuk informasi foto-foto Anda.
  20. Layar LCD memiliki multi fungsi yaitu yang pertama untuk menampilkan keterangan settingan pada kamera, untuk melihat hasil foto Anda, dan terakhir sebagai layar bidik besar untuk melihat objek yang akan difoto secara live, yang disebut lifeview.
  21. Tombol ISO merupakan tombol shortcut (jalan pintas untuk mengatur ISO.
  22. Dial yang juga berfungsi sebagai navigasi untuk menggeser pilihan pada menu tertentu.
  23. Tombol Display fungsinya untuk mengaktifkan mode standby dan untuk menghidupkan kembali dari mode standby.
  24. Tombol ON/OFF berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan kamera.

Incoming search terms:

  • anatomi kamera DSLR
  • anatomi kamera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *